Pengunjung

Kamis, 05 Mei 2011

Mayoritas Pekerja di Jakarta Lulusan SD

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan mayoritas pekerja di Indonesia adalah lulusan Sekolah Dasar (SD). Sedangkan pekerja lulusan perguruan tinggi justru paling rendah.
Kepala BPS Rusman Heriawan menyatakan penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja lulusan SD mencapai 55,12 juta orang pada Februari 2011, naik dari Agustus 2010 yang sebesa 54,51 juta orang. "SD ke bawah masih dominan 49,53%. Angkatan kerja ini juga akan tetap menguat karena umur harapan hidup orang," kata Rusman.
Menurutnya, ada kecenderungan setiap orang yang berumur 60 tahun tidak pensiun tetapi masih menjadi angkatan kerja. Hal ini, kata dia, bisa menjadi masalah karena akan ada perebutan lahan kerja antara orang tua dan orang muda. "Jaman dulu, lulusan SD bisa jadi direktur. Tapi sekarang sarjana yang punya ijazah saja susah cari kerja," kata Rusman.
Rusman memaparkan, angkatan kerja yang lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai 21,22 juta orang pada Februari 2011. Sedangkan Sekolah Menengah Atas (SMA) capai 16,35 juta orang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 9,73 juta orang, Diploma I/II/III 3,32 juta orang, dan Universitas 5,54 juta orang.
Menurutnya, tingginya angka lulusan SD menciptakan perlombaan dalam bursa kerja. "Angkatan kerja sudah diprediksi, itu sudah pasti kalau ekonomi ngga bisa diimbangi ini jadi mimpi buruk buat kita, pengangguran," cetusnya.
Namun, Rusman menilai, tingkat pengangguran Indonesia masih bisa dikendalikan. Pasalnya, ekonomi Indonesia tumbuh cukup tinggi pada kuartal I/2011 yang mencapai 6,5%. "Itu suatu yang baik untuk bisa mengimbangi angkatan kerja," kata dia.
Pada Februari 2011, Rusman memaparkan, jumlah angkatan kerja mencapai 119,4 juta orang, atau bertambah sekitar 2,9 juta orang dibanding Agustus 2010. Adapun jumlah penduduk yang bekerja mencapai 111,3 juta orang atau bertambah 3,1 juta orang dibanding Agustus 2010.
"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia pada Februari 2011 mencapai 6,8%, turun dibanding TPT agustus 2010 yang sebesar 7,14% dan TPT Februari 2010 sebesar 7,41%," jelasnya. [R/CN]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar